Buku ini merupakan sumbangan pemikiran dosen-dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk masyarakat luas, agar selama masa pandemi masyarakat mampuberpikir kritis terhadap fenomena komunikasi dan media yang memhampuru, tetapi juga mampu melihat tantangan kehidupan baru setelah pandemi COVID-19.
Cerita yang diterjemahkan dari baha Korea ini berkisah tentang hilangnya seorang ibu di stasiun kereta bawah tanah pada saat akan mengunjungi anak-anaknya di kota Seoul. Setelah hilang barulah keberadaan seorang ibu begitu nyata, baik untuk suami atau anak-anaknya.